Inilah Tanda Penyumbatan Pembuluh Darah yang Mesti Diwaspadai!

Pembuluh darah merupakan bagian dalam tubuh agar sukar untuk memahami kondisinya. Tanpa disadari bisa menjadi tersedia masalah terhadap pembuluh darah, andaikata penyumbatan pembuluh darah. Masalah ini bisa memicu serangan jantung yang mengancam kehidupan Anda, oleh karenanya mari kenali tanda penyempitan pembuluh darah.

 

Setiap tahunnya di Amerika Serikat, lebih dari 700.000 orang mengalami serangan jantung, dan hampir 400.000 orang meninggal akibat penyakit jantung koroner. Mencegah penyakit jantung perlu perlu dan ini kudu dijalankan dari awal, andaikata dengan mendeteksi dini masalah-masalah yang memicu penyakit jantung.

 

Masalah-masalah kesehatan yang kerap diabaikan atau dianggap tidak berhubungan dengan pembuluh darah ternyata bisa menjadi merupakan tanda penyumbatan pembuluh darah. Berikut adalah 4 tanda-tandanya.

 

Disfungsi Ereksi. Pria punyai proses peringatan alami terhadap penyakit jantung koroner. Bila seorang pria tidak bisa atau ada problem menggapai ereksi, itu bisa menjadi tandanya terdapatnya penyumbatan pembuluh darah di panggul. Apabila Anda mengkuatirkan masalah seksual ini, tersedia baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter dan melacak akar penyebabnya.

 

Kebotakan. Dalam suatu penelitian yang melibatkan hampir 37.000 pria, kebotakan yang parah di kepala bagian atas diketahui merupakan tandanya kemunculan risiko penyakit jantung koroner. Dalam penelitian tidak sama yang mengikutsertakan lebih dari 7.000 orang (lebih dari 4000 orang adalah perempuan), kebotakan tengah hingga parah membuktikan kenaikan dua kali lipat dapat risiko kematian akibat penyakit jantung.

 

Kerutan di Telinga. Salah satu tanda penyumbatan pembuluh darah, kerutan di cuping telinga (khususnya yang berbentuk garis diagonal dekat lubang telinga hingga tepi bawah cuping telinga) disebutkan dalam laporan penelitian medis sebagai tanda penyumbatan pembuluh darah yang tersembunyi. Kerutan ini bisa saja diakibatkan sirkulasi darah yang buruk, juga sirkulasi di pembuluh arteri menuju jantung.

 

Betis Sakit Ketika Berjalan. Kondisi ini disebut klaudikasio. Penyempitan pembuluh darah bisa menahan arteri di kaki, khususnya kerap dialami seorang perokok, sebelum akan penyakit jantung koroner didiagnosis. Jika mengalaminya, sebaiknya segera laksanakan kontrol ke dokter. Dokter dapat memeriksa denyut di kaki dan laksanakan pengukuran tekanan dan aliran darah di kaki untuk memastikan suasana sirkulasinya.

 

Pemeriksaan terhadap gejala penyumbatan pemuluh darah ini perlu dijalankan sedini bisa saja sebab tersedia banyak pilihan perawatan dan diet untuk menahan terjadinya serangan jantung. Siapapun yang mengalami gejala diatas kudu mengecek tekanan darah, takaran kolesterolm dan takaran glukosa puasa untuk memahami apakah tersedia masalah yang kudu ditangani.